Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Apexindo Pratama Duta TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Apexindo Pratama Duta Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Apexindo Pratama Duta Tbk diperdagangkan di Rp175 (kapitalisasi pasar 609,99 M, volume 24 jam 6,75 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 42,3× kapitalisasi pasar Apexindo Pratama Duta Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 6,75 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APEXJPFA
Kapitalisasi Pasar
609,99 M25,8 T
Volume
6,75 jt10,38 jt
Lot
67,52 rb103,82 rb
Perputaran
1,17 M23,52 M
Harga Rata-rata
173,662.265,33
Nilai Transaksi
1,17 M23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1752.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,18 rb3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APEX
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Apexindo Pratama Duta Tbk

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 115 dated June 20, 1984 of Notary Imas Fatimah, S.H. The Company belongs to a group of companiesowned by PT Aserra Capital.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA