Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Apexindo Pratama Duta Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Apexindo Pratama Duta Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Apexindo Pratama Duta Tbk diperdagangkan di Rp135 (kapitalisasi pasar 453,95 M, volume 24 jam 13,73 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Apexindo Pratama Duta Tbk, dan Apexindo Pratama Duta Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,73 jt vs 874 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APEXJAWA
Kapitalisasi Pasar
453,95 M1,83 T
Volume
13,73 jt874 rb
Lot
137,34 rb8,74 rb
Perputaran
1,8 M97,14 jt
Harga Rata-rata
130,89111,14
Nilai Transaksi
1,8 M97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
135110
Volume Ekuilibrium Indikatif
28,25 rb241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APEX
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Apexindo Pratama Duta Tbk

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 115 dated June 20, 1984 of Notary Imas Fatimah, S.H. The Company belongs to a group of companiesowned by PT Aserra Capital.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA