Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Apexindo Pratama Duta Tbk
Eratex Djaja Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Apexindo Pratama Duta Tbk dan Eratex Djaja Tbk.: Apexindo Pratama Duta Tbk diperdagangkan di Rp135 (kapitalisasi pasar 453,95 M, volume 24 jam 13,73 jt), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp153 (kapitalisasi pasar 195,55 M, volume 24 jam 1,68 jt). Perbedaan utamanya: Apexindo Pratama Duta Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Apexindo Pratama Duta Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,73 jt vs 1,68 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APEXERTX
Kapitalisasi Pasar
453,95 M195,55 M
Volume
13,73 jt1,68 jt
Lot
137,34 rb16,82 rb
Perputaran
1,8 M256,51 jt
Harga Rata-rata
130,89152,52
Nilai Transaksi
1,8 M256,51 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
135153
Volume Ekuilibrium Indikatif
28,25 rb80

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APEX
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Apexindo Pratama Duta Tbk

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 115 dated June 20, 1984 of Notary Imas Fatimah, S.H. The Company belongs to a group of companiesowned by PT Aserra Capital.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX