Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) vs Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

Apexindo Pratama Duta Tbk
Saranacentral Bajatama Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Apexindo Pratama Duta Tbk dan Saranacentral Bajatama Tbk: Apexindo Pratama Duta Tbk diperdagangkan di Rp135 (kapitalisasi pasar 453,95 M, volume 24 jam 13,73 jt), sedangkan Saranacentral Bajatama Tbk diperdagangkan di Rp161 (kapitalisasi pasar 289,8 M, volume 24 jam 1,07 jt). Perbedaan utamanya: Apexindo Pratama Duta Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Apexindo Pratama Duta Tbk lebih aktif diperdagangkan (13,73 jt vs 1,07 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

APEXBAJA
Kapitalisasi Pasar
453,95 M289,8 M
Volume
13,73 jt1,07 jt
Lot
137,34 rb10,66 rb
Perputaran
1,8 M172,31 jt
Harga Rata-rata
130,89161,63
Nilai Transaksi
1,8 M172,31 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
135161
Volume Ekuilibrium Indikatif
28,25 rb416

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

APEX
Lihat detail
BAJA
Lihat detail

Tentang Apexindo Pratama Duta Tbk

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 115 dated June 20, 1984 of Notary Imas Fatimah, S.H. The Company belongs to a group of companiesowned by PT Aserra Capital.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang Saranacentral Bajatama Tbk

PT. Saranacentral Bajatama (SCB), established in 1996, is belonging to Sarana Steel Group, which was set up in 1970 and has built up its strong reputation in the worldwide steel industry. In order to provide competitive Hot-Dip Galvanized Steel Sheet/Coil to the customers, SCB take advantage of more advanced NOF (Non-Oxidation Furnace) System for production process, by which SCB differentiate itself from other competitors that use conventional processing system.

Selengkapnya di halaman BAJA