Perbedaan ApeX Protocol dan Nano: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.772 (kapitalisasi pasar Rp550,84M, volume 24 jam Rp19,71M), sedangkan Nano diperdagangkan di Rp6.635 (kapitalisasi pasar Rp894,63M, volume 24 jam Rp2,6M). Perbedaan utamanya: Nano lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 133,2M / 133,2M XNO (100%) milik Nano. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Nano selama 84 Hari.
| APEX | XNO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp550,84M | Rp894,63M |
Volume (24h) | Rp19,71M | Rp2,6M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 133,2M / 133,2M XNO (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Nano adalah kripto ringan sekaligus platform pembayaran yang membutuhkan sumber daya minimal dan memproses transaksi tanpa biaya. Nano dirancang agar dapat memproses transaksi cepat sehingga sebagian besar transaksinya selesai dalam waktu kurang dari satu detik.
Selengkapnya di halaman XNO →