Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ApeX Protocol dan Viction: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp4.999 (kapitalisasi pasar Rp693,45M, volume 24 jam Rp26,38M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp732,65 (kapitalisasi pasar Rp93,31M, volume 24 jam Rp69,73M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar ApeX Protocol 138,4M / 500M APEX (28%) dibanding 127,2M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 18 Hari dan Viction selama 37 Hari.
| APEX | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp693,45M | Rp93,31M |
Volume (24h) | Rp26,38M | Rp69,73M |
Suplai yang Beredar | 138,4M / 500M APEX (28%) | 127,2M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APEX Protocol menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp4.967, di bawah pivot point Rp5.005. Sirkulasi token rendah (28%) dan rata-rata hold time pendek (18 hari) mengindikasikan volatilitas tinggi. Berita terbaru dari GlobeNewsWire tanggal 18 Juni 2026 tidak relevan dengan ekosistem kripto APEX, sehingga tidak berdampak langsung pada token.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat di Rp4.705, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dengan 14 sinyal jual vs 3 beli. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dengan market cap Rp688,81 juta.
VIC menunjukkan sinyal keseluruhan bullish dengan harga saat ini Rp709,84 dan market cap Rp91,32 juta. Sinyal osilator bullish didukung ADX tinggi menandakan tren kuat, sementara moving averages masih bearish. Token telah beredar 61% dari total supply 210 juta VIC dengan rata-rata hold time 37 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun perlu waspada terhadap resistensi di Rp757-Rp910. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika berhasil tembus level resistance dengan volume tinggi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →