Perbedaan ApeX Protocol dan Useless Coin: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.682 (kapitalisasi pasar Rp545,04M, volume 24 jam Rp14,82M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp600,25 (kapitalisasi pasar Rp607,23M, volume 24 jam Rp92,85M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol dan Useless Coin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| APEX | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp545,04M | Rp607,23M |
Volume (24h) | Rp14,82M | Rp92,85M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →