Perbedaan ApeX Protocol dan Alien Worlds: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.770 (kapitalisasi pasar Rp551M, volume 24 jam Rp19,63M), sedangkan Alien Worlds diperdagangkan di Rp27,89 (kapitalisasi pasar Rp194,04M, volume 24 jam Rp131,49M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Alien Worlds, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 7B / 10B TLM (70%) milik Alien Worlds. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Alien Worlds selama 74 Hari.
| APEX | TLM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551M | Rp194,04M |
Volume (24h) | Rp19,63M | Rp131,49M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 7B / 10B TLM (70%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Alien Worlds adalah metaverse NFT yang terdesentralisasi, di mana pemainnya bersaing untuk mendapatkan sumber daya langka, yaitu Trilium (TLM). Karena itu, Alien Worlds juga memiliki elemen DeFi ke dalam game, karena pemain bisa naik level dengan staking TLM dan menggunakan TLM untuk melakukan voting pada DAO planet tersebut.
Selengkapnya di halaman TLM →