Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ApeX Protocol (APEX) vs SUPRA (SUPRA)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ApeX Protocol dan SUPRA: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.750 (kapitalisasi pasar Rp551,09M, volume 24 jam Rp20,68M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp2,99 (kapitalisasi pasar Rp100,31M, volume 24 jam Rp4,62M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.

APEXSUPRA
Kap. Pasar
Rp551,09MRp100,31M
Volume (24h)
Rp20,68MRp4,62M
Suplai yang Beredar
146,2M / 500M APEX (30%)32,7B / 100B SUPRA (33%)
Typical Hold Time
20 Hari17 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ApeX Protocol

Token APEX Protocol saat ini diperdagangkan pada Rp3.686 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving average. Market cap mencapai Rp537,5 juta dengan supply yang beredar 146,2 juta dari total 500 juta token. RSI menunjukkan kondisi oversold di level 13,58 namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Harga berada di antara support S1 (Rp3.683) dan resistance R1 (Rp3.793).

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI untuk rebound teknis, namun tekanan jual dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume rendah, dan tren bearish yang kuat. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi reversal.

SUPRA

SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,1485 dan kapitalisasi pasar Rp102,82 juta. Token ini memiliki supply terbatas 100 juta dengan sirkulasi 33% dan rata-rata hold time 17 hari. Indikator teknis mayoritas bearish dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual, sementara RSI dalam zona netral menunjukkan potensi oversold jangka pendek.

Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis dari level support Rp3, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas pada aset kripto dengan kapitalisasi kecil.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

APEX
68% Beli32% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 20 Hari
SUPRA
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 17 Hari

Tentang ApeX Protocol

ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang SUPRA

Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.

Selengkapnya di halaman SUPRA