Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ApeX Protocol dan Radworks: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp4.997 (kapitalisasi pasar Rp693,45M, volume 24 jam Rp26,38M), sedangkan Radworks diperdagangkan di Rp3.888 (kapitalisasi pasar Rp229,97M, volume 24 jam Rp86,18M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Radworks, dan suplai beredar ApeX Protocol 138,4M / 500M APEX (28%) dibanding 59,1M / 100M RAD (60%) milik Radworks. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 18 Hari dan Radworks selama 34 Hari.
| APEX | RAD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp693,45M | Rp229,97M |
Volume (24h) | Rp26,38M | Rp86,18M |
Suplai yang Beredar | 138,4M / 500M APEX (28%) | 59,1M / 100M RAD (60%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 34 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APEX Protocol menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp4.967, di bawah pivot point Rp5.005. Sirkulasi token rendah (28%) dan rata-rata hold time pendek (18 hari) mengindikasikan volatilitas tinggi. Berita terbaru dari GlobeNewsWire tanggal 18 Juni 2026 tidak relevan dengan ekosistem kripto APEX, sehingga tidak berdampak langsung pada token.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat di Rp4.705, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dengan 14 sinyal jual vs 3 beli. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dengan market cap Rp688,81 juta.
RAD saat ini diperdagangkan pada Rp3.843 dengan sinyal teknis netral dan tekanan bearish dari moving average. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp228,59 juta dengan 59,1 juta token beredar dari total 100 juta. RSI menunjukkan kondisi overbought jangka pendek, sementara level support kunci berada di Rp3.796. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook netral dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari support, namun tekanan jual dari moving average dan RSI overbought menjadi perhatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Radicle (RAD) adalah protokol sumber terbuka yang memungkinkan pengembang untuk berkolaborasi secara peer-to-peer dan terdesentralisasi. Mirip dengan platform kolaborasi kode terpusat seperti GitHub dan GitLab, pengembang dapat berkolaborasi untuk membuat kode dan membangun DApps di dalamnya. Hal ini terjadi melalui protokol replikasi peer-to-peer Radicle yang disebut Radicle Link.
Selengkapnya di halaman RAD →