Perbedaan ApeX Protocol dan Quant: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.776 (kapitalisasi pasar Rp550,84M, volume 24 jam Rp19,71M), sedangkan Quant diperdagangkan di Rp1.042.782 (kapitalisasi pasar Rp12,73T, volume 24 jam Rp317,1M). Perbedaan utamanya: Quant jauh lebih besar — sekitar 23,1× kapitalisasi pasar ApeX Protocol, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 12,1M / 14,9M QNT (82%) milik Quant. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Quant selama 75 Hari.
| APEX | QNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp550,84M | Rp12,73T |
Volume (24h) | Rp19,71M | Rp317,1M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 12,1M / 14,9M QNT (82%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Quant diluncurkan di Juni 2018 dengan tujuan menghubungkan berbagai blockchain dan jaringan dalam skala global. Tak hanya menjembatani interaksi banyak blockchain, Quant juga membuat bermacam layer bagi aplikasi-aplikasi untuk berinteraksi pada tingkat yang berbeda. Quant punya layer khusus untuk transaksi, bertukar pesan, menyaring dan memesan, dan sebuah aplikasi untuk berbagi dan memberi acuan terhadap pesan serupa terkait dengan aplikasi yang lain.
Selengkapnya di halaman QNT →