Perbedaan ApeX Protocol dan Nomina: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.773 (kapitalisasi pasar Rp552,79M, volume 24 jam Rp17,99M), sedangkan Nomina diperdagangkan di Rp29,07 (kapitalisasi pasar Rp84,76M, volume 24 jam Rp54,3M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Nomina, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 2,9B / 7,5B NOM (39%) milik Nomina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Nomina selama 22 Hari.
| APEX | NOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp552,79M | Rp84,76M |
Volume (24h) | Rp17,99M | Rp54,3M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 2,9B / 7,5B NOM (39%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Nomina is a rebranded DeFi platform designed to simplify advanced trading strategies and cross-exchange operations in perpetual futures markets. Evolving from Omni Network through a 1:75 token swap, Nomina streamlines complex DeFi trading with automation and unified tools. Built for experienced traders, it enhances efficiency and accessibility across decentralized exchanges, offering a more seamless and intelligent trading experience.
Selengkapnya di halaman NOM →