Perbedaan ApeX Protocol dan Metis: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.772 (kapitalisasi pasar Rp550,84M, volume 24 jam Rp19,71M), sedangkan Metis diperdagangkan di Rp42.985 (kapitalisasi pasar Rp332,16M, volume 24 jam Rp17,7M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 7,7M / 10M METIS (78%) milik Metis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Metis selama 77 Hari.
| APEX | METIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp550,84M | Rp332,16M |
Volume (24h) | Rp19,71M | Rp17,7M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 7,7M / 10M METIS (78%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 77 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Metis adalah solusi skalabilitas Layer-2 Ethereum yang bertujuan untuk menyelesaikan trilema blockchain: bahwa blockchain tidak dapat bersifat terdesentralisasi, aman, dan skalabel secara bersamaan. Metis juga berupaya untuk menyelesaikan tantangan terbesar Ethereum: kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman METIS →