Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja ApeX Protocol (APEX) vs Merlin Chain (MERL)

ApeX Protocol
Merlin Chain

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan ApeX Protocol dan Merlin Chain: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp4.996 (kapitalisasi pasar Rp693,45M, volume 24 jam Rp26,38M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp338,32 (kapitalisasi pasar Rp445,27M, volume 24 jam Rp68,34M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 138,4M / 500M APEX (28%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 18 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.

APEXMERL
Kap. Pasar
Rp693,45MRp445,27M
Volume (24h)
Rp26,38MRp68,34M
Suplai yang Beredar
138,4M / 500M APEX (28%)1,3B / 2,1B MERL (63%)
Typical Hold Time
18 Hari9 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

ApeX Protocol

APEX Protocol menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp4.967, di bawah pivot point Rp5.005. Sirkulasi token rendah (28%) dan rata-rata hold time pendek (18 hari) mengindikasikan volatilitas tinggi. Berita terbaru dari GlobeNewsWire tanggal 18 Juni 2026 tidak relevan dengan ekosistem kripto APEX, sehingga tidak berdampak langsung pada token.

Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat di Rp4.705, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dengan 14 sinyal jual vs 3 beli. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dengan market cap Rp688,81 juta.

Merlin Chain

Merlin Chain saat ini diperdagangkan pada Rp340,12 dengan kapitalisasi pasar Rp441,6 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis dominan. Token ini memiliki supply yang beredar 63% dari total maksimum 2,1 juta MERL dengan rata-rata hold time 9 hari. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual yang kuat pada moving averages meskipun osilator dalam kondisi netral.

Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada level support kuat di Rp315, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau ketat level resistance kunci di Rp348 untuk konfirmasi perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

APEX
67% Beli33% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 18 Hari
MERL
17% Beli83% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 9 Hari

Tentang ApeX Protocol

ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.

Selengkapnya di halaman APEX

Tentang Merlin Chain

Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.

Selengkapnya di halaman MERL