Perbedaan ApeX Protocol dan JUST: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.759 (kapitalisasi pasar Rp552,73M, volume 24 jam Rp20,12M), sedangkan JUST diperdagangkan di Rp1.871 (kapitalisasi pasar Rp15,41T, volume 24 jam Rp528,32M). Perbedaan utamanya: JUST jauh lebih besar — sekitar 27,9× kapitalisasi pasar ApeX Protocol, dan suplai ApeX Protocol dibatasi (146,2M / 500M APEX (30%)), sedangkan JUST terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan JUST selama 37 Hari.
| APEX | JST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp552,73M | Rp15,41T |
Volume (24h) | Rp20,12M | Rp528,32M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 8,2B JST |
Typical Hold Time | 20 Hari | 37 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →JUST adalah ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) baru yang populer yang mencoba membangun seluruh rangkaian produk yang mencakup berbagai kasus penggunaan DeFi, membentuk fondasi ekosistem DeFi yang lengkap di TRON. JUST diluncurkan pada Agustus 2020 setelah initial exchange offering (IEO) pada platform Poloniex LaunchBase awal tahun yang sama, tetapi token tata kelola asli platform (JST) telah beredar sejak Mei 2020.
Selengkapnya di halaman JST →