Perbedaan ApeX Protocol dan ICON: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.775 (kapitalisasi pasar Rp550,84M, volume 24 jam Rp19,71M), sedangkan ICON diperdagangkan di Rp332,14 (kapitalisasi pasar Rp482,15M, volume 24 jam Rp8,81M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol dan ICON berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai ApeX Protocol dibatasi (146,2M / 500M APEX (30%)), sedangkan ICON terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan ICON selama 78 Hari.
| APEX | ICX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp550,84M | Rp482,15M |
Volume (24h) | Rp19,71M | Rp8,81M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 1,1B ICX |
Typical Hold Time | 20 Hari | 78 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →ICON Network adalah blockchain layer-pertama dari Korea Selatan. Visi yang diumumkan adalah untuk membangun jaringan blockchain yang dapat dioperasikan menjembatani komunitas online otonom dan perusahaan dunia nyata. ICX fokus pada penyediaan utilitas dunia nyata dengan memajukan hiperkonektivitas melalui promosi pertukaran nilai tanpa .
Selengkapnya di halaman ICX →