Perbedaan ApeX Protocol dan Gala: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.766 (kapitalisasi pasar Rp552,73M, volume 24 jam Rp20,12M), sedangkan Gala diperdagangkan di Rp30,03 (kapitalisasi pasar Rp1,48T, volume 24 jam Rp446,37M). Perbedaan utamanya: Gala jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar ApeX Protocol, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 49,4B / 50B GALA (99%) milik Gala. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Gala selama 91 Hari.
| APEX | GALA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp552,73M | Rp1,48T |
Volume (24h) | Rp20,12M | Rp446,37M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 49,4B / 50B GALA (99%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 91 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Gala Games (GALA) bertujuan untuk membawa industri game ke arah yang berbeda dengan memberi kembali pemain kendali atas game mereka. Misi Gala Games adalah membuat “game blockchain yang benar-benar ingin dimainkan user.”
Selengkapnya di halaman GALA →