Perbedaan ApeX Protocol dan CyberConnect: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.762 (kapitalisasi pasar Rp552,73M, volume 24 jam Rp20,12M), sedangkan CyberConnect diperdagangkan di Rp5.339 (kapitalisasi pasar Rp384,48M, volume 24 jam Rp97,52M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 72M / 100M CYBER (72%) milik CyberConnect. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan CyberConnect selama 31 Hari.
| APEX | CYBER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp552,73M | Rp384,48M |
Volume (24h) | Rp20,12M | Rp97,52M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 72M / 100M CYBER (72%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →CyberConnect merupakan jejaring sosial pertama dan terbesar dalam Web3 yang memberikan kesempatan bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi sosial menggunakan ERC-4337/Account Abstraction yang dapat memberdayakan pengguna agar memiliki identitas digital, konten, koneksi, dan interaksi mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman CYBER →