Perbedaan ApeX Protocol dan Cudis: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp3.763 (kapitalisasi pasar Rp551,6M, volume 24 jam Rp19,89M), sedangkan Cudis diperdagangkan di Rp19,17 (kapitalisasi pasar Rp4,71M, volume 24 jam Rp9,56M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol jauh lebih besar — sekitar 117,1× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai beredar ApeX Protocol 146,2M / 500M APEX (30%) dibanding 247,5M / 1B CUDIS (25%) milik Cudis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 20 Hari dan Cudis selama 11 Hari.
| APEX | CUDIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551,6M | Rp4,71M |
Volume (24h) | Rp19,89M | Rp9,56M |
Suplai yang Beredar | 146,2M / 500M APEX (30%) | 247,5M / 1B CUDIS (25%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →