Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan ApeX Protocol dan Astar: ApeX Protocol diperdagangkan di Rp4.971 (kapitalisasi pasar Rp687,24M, volume 24 jam Rp26,89M), sedangkan Astar diperdagangkan di Rp89,76 (kapitalisasi pasar Rp782,28M, volume 24 jam Rp44,59M). Perbedaan utamanya: ApeX Protocol dan Astar berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeX Protocol 138,4M / 500M APEX (28%) dibanding 8,7B / 10B ASTR (88%) milik Astar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeX Protocol selama 18 Hari dan Astar selama 50 Hari.
| APEX | ASTR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp687,24M | Rp782,28M |
Volume (24h) | Rp26,89M | Rp44,59M |
Suplai yang Beredar | 138,4M / 500M APEX (28%) | 8,7B / 10B ASTR (88%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 50 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
APEX Protocol menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp4.967, di bawah pivot point Rp5.005. Sirkulasi token rendah (28%) dan rata-rata hold time pendek (18 hari) mengindikasikan volatilitas tinggi. Berita terbaru dari GlobeNewsWire tanggal 18 Juni 2026 tidak relevan dengan ekosistem kripto APEX, sehingga tidak berdampak langsung pada token.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat di Rp4.705, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dengan 14 sinyal jual vs 3 beli. Investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dengan market cap Rp688,81 juta.
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp89.394, mendekati level support S1 di Rp90. Token ini menunjukkan tekanan jual yang kuat berdasarkan sinyal teknis dengan 16 indikator sell versus 2 buy. Supply yang beredar mencapai 8,7 juta dari total maksimum 10 juta ASTR, menunjukkan tingkat sirkulasi 88% dengan rata-rata hold time 50 hari.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp85, sementara risiko utama adalah potensi breakdown di bawah level support jika tekanan jual berlanjut. Investor perlu memantau ketat level kunci Rp85-90 sebagai zona kritis untuk arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeX Protocol adalah protokol derivatif perpetual yang terdesentralisasi, non-kustodian, permissionless, dan tahan sensor. Protokol ini memungkinkan pembuatan pasar perpetual swap untuk berbagai pasangan token. Pengguna dapat melakukan perdagangan derivatif crypto di blockchain Ethereum tanpa perantara, sambil tetap mempertahankan kendali penuh atas private key mereka.
Selengkapnya di halaman APEX →Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →