Perbedaan ApeCoin dan Reserve Rights: ApeCoin diperdagangkan di Rp2.218 (kapitalisasi pasar Rp2,22T, volume 24 jam Rp122,06M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,14 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp57,8M). Perbedaan utamanya: ApeCoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar ApeCoin 1B / 1B APE (100%) dibanding 62,6B / 100B RSR (63%) milik Reserve Rights. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeCoin selama 62 Hari dan Reserve Rights selama 44 Hari.
| APE | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,22T | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp122,06M | Rp57,8M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B APE (100%) | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 62 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeCoin adalah proyek terdesentralisasi yang terinspirasi oleh proyek Bored Ape Yacht Club dari Yuga Labs. ApeCoin diciptakan untuk digunakan dalam Ekosistem APE yang sedang berkembang, yang didukung oleh APE Foundation. DAO ApeCoin bertujuan untuk membangun dan memelihara Ekosistem APE dengan cara yang adil dan inklusif, menyediakan infrastruktur bagi pemegang ApeCoin untuk berkolaborasi melalui proses tata kelola yang terbuka dan tanpa izin.
Selengkapnya di halaman APE →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →