Perbedaan ApeCoin dan Centrifuge: ApeCoin diperdagangkan di Rp2.218 (kapitalisasi pasar Rp2,21T, volume 24 jam Rp118,54M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp2.709 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp76,95M). Perbedaan utamanya: ApeCoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai ApeCoin dibatasi (1B / 1B APE (100%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ApeCoin selama 62 Hari dan Centrifuge selama 5 Hari.
| APE | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,21T | Rp1,56T |
Volume (24h) | Rp118,54M | Rp76,95M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B APE (100%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 62 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ApeCoin adalah proyek terdesentralisasi yang terinspirasi oleh proyek Bored Ape Yacht Club dari Yuga Labs. ApeCoin diciptakan untuk digunakan dalam Ekosistem APE yang sedang berkembang, yang didukung oleh APE Foundation. DAO ApeCoin bertujuan untuk membangun dan memelihara Ekosistem APE dengan cara yang adil dan inklusif, menyediakan infrastruktur bagi pemegang ApeCoin untuk berkolaborasi melalui proses tata kelola yang terbuka dan tanpa izin.
Selengkapnya di halaman APE →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →