Perbedaan Ankr dan MyShell: Ankr diperdagangkan di Rp60,36 (kapitalisasi pasar Rp602,1M, volume 24 jam Rp91,56M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp355,46 (kapitalisasi pasar Rp144,72M, volume 24 jam Rp84,58M). Perbedaan utamanya: Ankr jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Ankr 10B / 10B ANKR (100%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ankr selama 126 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| ANKR | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp602,1M | Rp144,72M |
Volume (24h) | Rp91,56M | Rp84,58M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B ANKR (100%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 126 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ANKR dibangun sebagai solusi yang memanfaatkan sumber daya bersama untuk menyediakan solusi hosting node blockchain yang mudah dan terjangkau. ANKR didirikan pada November 2017 dan selama masanya di pasar, ANKR telah membangun pasar untuk layanan container-based cloud melalui penggunaan sumber daya bersama.
Selengkapnya di halaman ANKR →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →