Perbedaan Ankr dan Lombard Staked BTC: Ankr diperdagangkan di Rp60,55 (kapitalisasi pasar Rp605,53M, volume 24 jam Rp85,85M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.147.625.058 (kapitalisasi pasar Rp13,43T, volume 24 jam Rp11,7M). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 22,2× kapitalisasi pasar Ankr, dan suplai Ankr dibatasi (10B / 10B ANKR (100%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ankr selama 126 Hari dan Lombard Staked BTC selama 13 Hari.
| ANKR | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp605,53M | Rp13,43T |
Volume (24h) | Rp85,85M | Rp11,7M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B ANKR (100%) | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 126 Hari | 13 Hari |
ANKR dibangun sebagai solusi yang memanfaatkan sumber daya bersama untuk menyediakan solusi hosting node blockchain yang mudah dan terjangkau. ANKR didirikan pada November 2017 dan selama masanya di pasar, ANKR telah membangun pasar untuk layanan container-based cloud melalui penggunaan sumber daya bersama.
Selengkapnya di halaman ANKR →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →