Perbedaan Ankr dan Gram: Ankr diperdagangkan di Rp60,54 (kapitalisasi pasar Rp605,41M, volume 24 jam Rp87,72M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.766 (kapitalisasi pasar Rp65,79T, volume 24 jam Rp681,89M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 108,7× kapitalisasi pasar Ankr, dan suplai Ankr dibatasi (10B / 10B ANKR (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ankr selama 126 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ANKR | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp605,41M | Rp65,79T |
Volume (24h) | Rp87,72M | Rp681,89M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B ANKR (100%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 126 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
ANKR dibangun sebagai solusi yang memanfaatkan sumber daya bersama untuk menyediakan solusi hosting node blockchain yang mudah dan terjangkau. ANKR didirikan pada November 2017 dan selama masanya di pasar, ANKR telah membangun pasar untuk layanan container-based cloud melalui penggunaan sumber daya bersama.
Selengkapnya di halaman ANKR →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →