Perbedaan Ankr dan Binance Staked SOL: Ankr diperdagangkan di Rp60,89 (kapitalisasi pasar Rp609,57M, volume 24 jam Rp86,7M), sedangkan Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.526.792 (kapitalisasi pasar Rp13,92T, volume 24 jam Rp10,37M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 22,8× kapitalisasi pasar Ankr, dan suplai Ankr dibatasi (10B / 10B ANKR (100%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ankr selama 126 Hari dan Binance Staked SOL selama 33 Hari.
| ANKR | BNSOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp609,57M | Rp13,92T |
Volume (24h) | Rp86,7M | Rp10,37M |
Suplai yang Beredar | 10B / 10B ANKR (100%) | 9,1M BNSOL |
Typical Hold Time | 126 Hari | 33 Hari |
ANKR dibangun sebagai solusi yang memanfaatkan sumber daya bersama untuk menyediakan solusi hosting node blockchain yang mudah dan terjangkau. ANKR didirikan pada November 2017 dan selama masanya di pasar, ANKR telah membangun pasar untuk layanan container-based cloud melalui penggunaan sumber daya bersama.
Selengkapnya di halaman ANKR →Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →