Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Austindo Nusantara Jaya Tbk
Wilton Makmur Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Austindo Nusantara Jaya Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Austindo Nusantara Jaya Tbk diperdagangkan di Rp1.425 (kapitalisasi pasar 4,8 T, volume 24 jam 14,1 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 189,73 jt). Perbedaan utamanya: Austindo Nusantara Jaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (189,73 jt vs 14,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ANJTSQMI
Kapitalisasi Pasar
4,8 T885,64 M
Volume
14,1 rb189,73 jt
Lot
1411,9 jt
Perputaran
20,07 jt13,54 M
Harga Rata-rata
1.423,2371,36
Nilai Transaksi
20,07 jt13,54 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.43061
Volume Ekuilibrium Indikatif
2009,18 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ANJT
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Austindo Nusantara Jaya Tbk

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (formerly PT Austindo Teguh Jaya) (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated April 16, 1993 of Sutjipto, S.H. The Company started its commercial operation in 1993.

Selengkapnya di halaman ANJT

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI