Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Austindo Nusantara Jaya Tbk
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Austindo Nusantara Jaya Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Austindo Nusantara Jaya Tbk diperdagangkan di Rp1.425 (kapitalisasi pasar 4,8 T, volume 24 jam 14,1 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.010 (kapitalisasi pasar 24,51 T, volume 24 jam 12,44 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,44 jt vs 14,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ANJTJPFA
Kapitalisasi Pasar
4,8 T24,51 T
Volume
14,1 rb12,44 jt
Lot
141124,38 rb
Perputaran
20,07 jt25,39 M
Harga Rata-rata
1.423,232.041,41
Nilai Transaksi
20,07 jt25,39 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.4302.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
2002,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ANJT
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Austindo Nusantara Jaya Tbk

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (formerly PT Austindo Teguh Jaya) (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated April 16, 1993 of Sutjipto, S.H. The Company started its commercial operation in 1993.

Selengkapnya di halaman ANJT

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA