Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Austindo Nusantara Jaya Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Austindo Nusantara Jaya Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Austindo Nusantara Jaya Tbk diperdagangkan di Rp1.425 (kapitalisasi pasar 4,8 T, volume 24 jam 14,1 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Austindo Nusantara Jaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (874 rb vs 14,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ANJTJAWA
Kapitalisasi Pasar
4,8 T1,83 T
Volume
14,1 rb874 rb
Lot
1418,74 rb
Perputaran
20,07 jt97,14 jt
Harga Rata-rata
1.423,23111,14
Nilai Transaksi
20,07 jt97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.430110
Volume Ekuilibrium Indikatif
200241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ANJT
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Austindo Nusantara Jaya Tbk

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (formerly PT Austindo Teguh Jaya) (the Company) was established based on Notarial Deed No. 12 dated April 16, 1993 of Sutjipto, S.H. The Company started its commercial operation in 1993.

Selengkapnya di halaman ANJT

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA