Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Andira Agro Tbk. (ANDI) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Andira Agro Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Andira Agro Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Andira Agro Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 168,3 M, volume 24 jam 3,97 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 153,3× kapitalisasi pasar Andira Agro Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 3,97 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ANDIJPFA
Kapitalisasi Pasar
168,3 M25,8 T
Volume
3,97 jt10,38 jt
Lot
39,73 rb103,82 rb
Perputaran
71,52 jt23,52 M
Harga Rata-rata
182.265,33
Nilai Transaksi
71,52 jt23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
182.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,23 rb3,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ANDI
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Andira Agro Tbk.

PT Andira Agro (The Entity) was established based on Notarial Deed of Ratih Gondokusumo Siswono, S.H., No. 90 dated April 28, 1995. The Entity is located in Jakarta, with its plantation area in Palembang, South Sumatera and conduct its commercial activities in 2006.

Selengkapnya di halaman ANDI

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA