Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Andira Agro Tbk. (ANDI) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Andira Agro Tbk.
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Andira Agro Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Andira Agro Tbk. diperdagangkan di Rp17 (kapitalisasi pasar 158,95 M, volume 24 jam 2,52 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp110 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 874 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Andira Agro Tbk., dan Andira Agro Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,52 jt vs 874 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ANDIJAWA
Kapitalisasi Pasar
158,95 M1,83 T
Volume
2,52 jt874 rb
Lot
25,23 rb8,74 rb
Perputaran
42,89 jt97,14 jt
Harga Rata-rata
17111,14
Nilai Transaksi
42,89 jt97,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
17110
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,15 rb241

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ANDI
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Andira Agro Tbk.

PT Andira Agro (The Entity) was established based on Notarial Deed of Ratih Gondokusumo Siswono, S.H., No. 90 dated April 28, 1995. The Entity is located in Jakarta, with its plantation area in Palembang, South Sumatera and conduct its commercial activities in 2006.

Selengkapnya di halaman ANDI

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA