Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) vs Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH)

Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Charlie Hospital Semarang Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Charlie Hospital Semarang Tbk.: Sumber Alfaria Trijaya Tbk diperdagangkan di Rp1.390 (kapitalisasi pasar 57,93 T, volume 24 jam 30,06 jt), sedangkan Charlie Hospital Semarang Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 784,4 M, volume 24 jam 22,67 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 73,9× kapitalisasi pasar Charlie Hospital Semarang Tbk., dan Sumber Alfaria Trijaya Tbk lebih aktif diperdagangkan (30,06 jt vs 22,67 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMRTRSCH
Kapitalisasi Pasar
57,93 T784,4 M
Volume
30,06 jt22,67 jt
Lot
300,6 rb226,67 rb
Perputaran
41,93 M6,68 M
Harga Rata-rata
1.394,98294,62
Nilai Transaksi
41,93 M6,68 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.390292
Volume Ekuilibrium Indikatif
10,1 rb51

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMRT
Lihat detail
RSCH
Lihat detail

Tentang Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (the company) was established on 22 Feb 1989 based on Notaries Deed No. 21 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 7, 1989. In 2002, the Company acquired 141 minimarkets from PT Alfa Mitramart Utama to support activity in retail distribution. Then in the same year, the company changed brand name Alfa Minimart to Alfamart.

Selengkapnya di halaman AMRT

Tentang Charlie Hospital Semarang Tbk.

PT Charlie Hospital Semarang, Tbk (the "Company") was established based on Deed No. 35 dated 11 February 2019, which was made before Notary Nur Hadi, SH, MKn, notary in Kendal Regency and has been approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based on Decree No. AHU-0008598.AH.01.01. Year 2019 February 11, 2019. The company started its commercial operations on September 23, 2019.

Selengkapnya di halaman RSCH