Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Sumber Alfaria Trijaya TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Sumber Alfaria Trijaya Tbk diperdagangkan di Rp1.260 (kapitalisasi pasar 52,53 T, volume 24 jam 19,71 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp590 (kapitalisasi pasar 685,44 M, volume 24 jam 530,1 rb). Perbedaan utamanya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 76,6× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumber Alfaria Trijaya Tbk lebih aktif diperdagangkan (19,71 jt vs 530,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMRTIKBI
Kapitalisasi Pasar
52,53 T685,44 M
Volume
19,71 jt530,1 rb
Lot
197,1 rb5,3 rb
Perputaran
24,8 M309,33 jt
Harga Rata-rata
1.258,03583,53
Nilai Transaksi
24,8 M309,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.260590
Volume Ekuilibrium Indikatif
29,49 rb52

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMRT
Lihat detail →
IKBI
Lihat detail →

Tentang Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (the company) was established on 22 Feb 1989 based on Notaries Deed No. 21 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 7, 1989. In 2002, the Company acquired 141 minimarkets from PT Alfa Mitramart Utama to support activity in retail distribution. Then in the same year, the company changed brand name Alfa Minimart to Alfamart.

Selengkapnya di halaman AMRT →

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI →