Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Sumber Alfaria Trijaya TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Sumber Alfaria Trijaya Tbk diperdagangkan di Rp1.300 (kapitalisasi pasar 55,02 T, volume 24 jam 101,36 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp535 (kapitalisasi pasar 703,8 M, volume 24 jam 891 rb). Perbedaan utamanya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 78,2× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumber Alfaria Trijaya Tbk lebih aktif diperdagangkan (101,36 jt vs 891 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMRTIKBI
Kapitalisasi Pasar
55,02 T703,8 M
Volume
101,36 jt891 rb
Lot
1,01 jt8,91 rb
Perputaran
132,36 M481,5 jt
Harga Rata-rata
1.305,8540,4
Nilai Transaksi
132,36 M481,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.300535
Volume Ekuilibrium Indikatif
745,54 rb5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMRT
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (the company) was established on 22 Feb 1989 based on Notaries Deed No. 21 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 7, 1989. In 2002, the Company acquired 141 minimarkets from PT Alfa Mitramart Utama to support activity in retail distribution. Then in the same year, the company changed brand name Alfa Minimart to Alfamart.

Selengkapnya di halaman AMRT

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI