Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Gunung Raja Paksi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Sumber Alfaria Trijaya Tbk diperdagangkan di Rp1.390 (kapitalisasi pasar 57,93 T, volume 24 jam 30,06 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,51 T, volume 24 jam 480,9 rb). Perbedaan utamanya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Sumber Alfaria Trijaya Tbk lebih aktif diperdagangkan (30,06 jt vs 480,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMRTGGRP
Kapitalisasi Pasar
57,93 T3,51 T
Volume
30,06 jt480,9 rb
Lot
300,6 rb4,81 rb
Perputaran
41,93 M140,02 jt
Harga Rata-rata
1.394,98291,15
Nilai Transaksi
41,93 M140,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.390292
Volume Ekuilibrium Indikatif
10,1 rb118

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMRT
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (the company) was established on 22 Feb 1989 based on Notaries Deed No. 21 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 7, 1989. In 2002, the Company acquired 141 minimarkets from PT Alfa Mitramart Utama to support activity in retail distribution. Then in the same year, the company changed brand name Alfa Minimart to Alfamart.

Selengkapnya di halaman AMRT

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP