Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) vs Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)

Sumber Alfaria Trijaya TbkTrading
Berdikari Pondasi Perkasa TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk: Sumber Alfaria Trijaya Tbk diperdagangkan di Rp1.390 (kapitalisasi pasar 57,93 T, volume 24 jam 30,18 jt), sedangkan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp163 (kapitalisasi pasar 760,74 M, volume 24 jam 13,33 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Alfaria Trijaya Tbk jauh lebih besar — sekitar 76,1× kapitalisasi pasar Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dan Sumber Alfaria Trijaya Tbk lebih aktif diperdagangkan (30,18 jt vs 13,33 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMRTBDKR
Kapitalisasi Pasar
57,93 T760,74 M
Volume
30,18 jt13,33 jt
Lot
301,76 rb133,34 rb
Perputaran
41,94 M2,14 M
Harga Rata-rata
1.389,87160,45
Nilai Transaksi
41,94 M2,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.390163
Volume Ekuilibrium Indikatif
11,07 rb110

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMRT
Lihat detail
BDKR
Lihat detail

Tentang Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Sumber Alfaria Trijaya Tbk, PT (the company) was established on 22 Feb 1989 based on Notaries Deed No. 21 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Aug 7, 1989. In 2002, the Company acquired 141 minimarkets from PT Alfa Mitramart Utama to support activity in retail distribution. Then in the same year, the company changed brand name Alfa Minimart to Alfamart.

Selengkapnya di halaman AMRT

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR