Perbedaan Amp dan Hooked Protocol: Amp diperdagangkan di Rp6,8 (kapitalisasi pasar Rp613,1M, volume 24 jam Rp59,37M), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Amp jauh lebih besar — sekitar 9,9× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai Amp dibatasi (89,8B / 100B AMP (90%)), sedangkan Hooked Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Amp selama 71 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| AMP | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,1M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp59,37M | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 89,8B / 100B AMP (90%) | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 71 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
AMP digambarkan sebagai token digital baru yang menawarkan jaminan instan dan dapat diverifikasi untuk segala jenis transfer nilai. Dengan menggunakan Amp, jaringan seperti Flexa dapat mengamankan transaksi dengan cepat dan permanen untuk berbagai kasus penggunaan terkait aset.
Selengkapnya di halaman AMP →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →