Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) vs Timah Tbk. (TINS)

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk
Timah Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Timah Tbk.: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 715,56 M, volume 24 jam 25,9 rb), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 25,69 T, volume 24 jam 21,58 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 35,9× kapitalisasi pasar Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,58 jt vs 25,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMORTINS
Kapitalisasi Pasar
715,56 M25,69 T
Volume
25,9 rb21,58 jt
Lot
259215,8 rb
Perputaran
8,31 jt73,05 M
Harga Rata-rata
320,733.385
Nilai Transaksi
8,31 jt73,05 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3223.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
111,01 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMOR
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS