Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) vs Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA)

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk
Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 715,56 M, volume 24 jam 25,9 rb), sedangkan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 2,32 T, volume 24 jam 1,76 jt). Perbedaan utamanya: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, dan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,76 jt vs 25,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMORMAHA
Kapitalisasi Pasar
715,56 M2,32 T
Volume
25,9 rb1,76 jt
Lot
25917,58 rb
Perputaran
8,31 jt243,3 jt
Harga Rata-rata
320,73138,37
Nilai Transaksi
8,31 jt243,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
322139
Volume Ekuilibrium Indikatif
11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMOR
Lihat detail
MAHA
Lihat detail

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA