Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk
Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 715,56 M, volume 24 jam 25,9 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.160 (kapitalisasi pasar 2,14 T, volume 24 jam 262,4 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (262,4 rb vs 25,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMORIPCC
Kapitalisasi Pasar
715,56 M2,14 T
Volume
25,9 rb262,4 rb
Lot
2592,62 rb
Perputaran
8,31 jt304,04 jt
Harga Rata-rata
320,731.158,69
Nilai Transaksi
8,31 jt304,04 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3221.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
1160

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMOR
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC