Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) vs Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK)

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk
Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 715,56 M, volume 24 jam 25,9 rb), sedangkan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk diperdagangkan di Rp123 (kapitalisasi pasar 687,1 M, volume 24 jam 317,7 rb). Perbedaan utamanya: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk lebih aktif diperdagangkan (317,7 rb vs 25,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMORDGIK
Kapitalisasi Pasar
715,56 M687,1 M
Volume
25,9 rb317,7 rb
Lot
2593,18 rb
Perputaran
8,31 jt39,57 jt
Harga Rata-rata
320,73124,55
Nilai Transaksi
8,31 jt39,57 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
322123
Volume Ekuilibrium Indikatif
12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMOR
Lihat detail
DGIK
Lihat detail

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR

Tentang Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk

PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk formerly PT Duta Graha Indah Tbk (the company) was established on 11 Jan 1982 based on Notaries Deed No.38. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 21 of Mr. Haryanto, S.H., dated Sep 18, 2007, concerning among others, increase Company’s authorized stock, paid up capital and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman DGIK