Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) vs Indo Kordsa Tbk (BRAM)

Ashmore Asset Management Indonesia Tbk
Indo Kordsa Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk dan Indo Kordsa Tbk: Ashmore Asset Management Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 715,56 M, volume 24 jam 25,9 rb), sedangkan Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.500 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 1 rb). Perbedaan utamanya: Indo Kordsa Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Ashmore Asset Management Indonesia Tbk, dan Ashmore Asset Management Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (25,9 rb vs 1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMORBRAM
Kapitalisasi Pasar
715,56 M2,06 T
Volume
25,9 rb1 rb
Lot
25910
Perputaran
8,31 jt4,51 jt
Harga Rata-rata
320,734.506
Nilai Transaksi
8,31 jt4,51 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
322
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMOR
Lihat detail
BRAM
Lihat detail

Tentang Ashmore Asset Management Indonesia Tbk

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (the Company) initially established under the name of PT Buana Megah Abadi, is an Indonesian domiciled Company. The Company was established based on notary deed No. 250 dated 29 January 2010 of Doctor Irawan Soerodjo, SH.MSi.

Selengkapnya di halaman AMOR

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM