Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Agung Menjangan Mas Tbk.
Paperocks Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Menjangan Mas Tbk. dan Paperocks Indonesia Tbk.: Agung Menjangan Mas Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 405,18 M, volume 24 jam 8,9 rb), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp139 (kapitalisasi pasar 153,73 M, volume 24 jam 397,4 rb). Perbedaan utamanya: Agung Menjangan Mas Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (397,4 rb vs 8,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMMSPPRI
Kapitalisasi Pasar
405,18 M153,73 M
Volume
8,9 rb397,4 rb
Lot
893,97 rb
Perputaran
2,82 jt55,11 jt
Harga Rata-rata
317,35138,68
Nilai Transaksi
2,82 jt55,11 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
139
Volume Ekuilibrium Indikatif
739

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMMS
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Agung Menjangan Mas Tbk.

PT Agung Menjangan Mas Tbk (the Company) formerly known as PT Cosmopolitan Electric was established by Deed No. 31 dated August 9, 2007 by Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. Berdasarkan akta No. 1 tanggal 3 Februari 2020 oleh Yudha Setyagraha Tedianto, S.H., M.M., M.Kn, notaris di Bekasi, PT Cosmopolitan Electric telah berubah nama menjadi PT Agung Menjangan Mas The Company started commercial operrations in 2017.

Selengkapnya di halaman AMMS

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI