Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Agung Menjangan Mas Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Agung Menjangan Mas Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Agung Menjangan Mas Tbk. diperdagangkan di Rp171 (kapitalisasi pasar 221,12 M, volume 24 jam 791,2 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Agung Menjangan Mas Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,86 jt vs 791,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMMSIKBI
Kapitalisasi Pasar
221,12 M709,92 M
Volume
791,2 rb1,86 jt
Lot
7,91 rb18,57 rb
Perputaran
139,56 jt1,06 M
Harga Rata-rata
176,39572,16
Nilai Transaksi
139,56 jt1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
171550
Volume Ekuilibrium Indikatif
458155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMMS
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Agung Menjangan Mas Tbk.

PT Agung Menjangan Mas Tbk (the Company) formerly known as PT Cosmopolitan Electric was established by Deed No. 31 dated August 9, 2007 by Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. Berdasarkan akta No. 1 tanggal 3 Februari 2020 oleh Yudha Setyagraha Tedianto, S.H., M.M., M.Kn, notaris di Bekasi, PT Cosmopolitan Electric telah berubah nama menjadi PT Agung Menjangan Mas The Company started commercial operrations in 2017.

Selengkapnya di halaman AMMS

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI