Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) vs Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS)

Agung Menjangan Mas Tbk.
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Agung Menjangan Mas Tbk. dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.: Agung Menjangan Mas Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 405,18 M, volume 24 jam 8,9 rb), sedangkan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp150 (kapitalisasi pasar 283,62 M, volume 24 jam 1,27 jt). Perbedaan utamanya: Agung Menjangan Mas Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,27 jt vs 8,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMMSCSIS
Kapitalisasi Pasar
405,18 M283,62 M
Volume
8,9 rb1,27 jt
Lot
8912,7 rb
Perputaran
2,82 jt191,77 jt
Harga Rata-rata
317,35151,03
Nilai Transaksi
2,82 jt191,77 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
150
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMMS
Lihat detail
CSIS
Lihat detail

Tentang Agung Menjangan Mas Tbk.

PT Agung Menjangan Mas Tbk (the Company) formerly known as PT Cosmopolitan Electric was established by Deed No. 31 dated August 9, 2007 by Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. Berdasarkan akta No. 1 tanggal 3 Februari 2020 oleh Yudha Setyagraha Tedianto, S.H., M.M., M.Kn, notaris di Bekasi, PT Cosmopolitan Electric telah berubah nama menjadi PT Agung Menjangan Mas The Company started commercial operrations in 2017.

Selengkapnya di halaman AMMS

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS