Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) vs PP Presisi Tbk. (PPRE)

Asahimas Flat Glass Tbk
PP Presisi Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asahimas Flat Glass Tbk dan PP Presisi Tbk.: Asahimas Flat Glass Tbk diperdagangkan di Rp3.160 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 800), sedangkan PP Presisi Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 1,15 T, volume 24 jam 65,22 jt). Perbedaan utamanya: Asahimas Flat Glass Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan PP Presisi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,22 jt vs 800). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMFGPPRE
Kapitalisasi Pasar
1,33 T1,15 T
Volume
80065,22 jt
Lot
8652,21 rb
Perputaran
2,52 jt6,81 M
Harga Rata-rata
3.155104,38
Nilai Transaksi
2,52 jt6,81 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
101
Volume Ekuilibrium Indikatif
4,38 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMFG
Lihat detail
PPRE
Lihat detail

Tentang Asahimas Flat Glass Tbk

PT. Asahimas Flat Glass Tbk (The Company) was established within the foreign capital investment framework of Law No. 1 of 1967 and Law No. 11 of 1970, by deed of notary public Koerniatini Karim dated 7 October 1971 No. 4, as amended by deed of the same notary dated 6 January 1972 No. 9; these deeds were approved by the Minister of Justice under No. J.A.5/5/19 dated 17 January 1972. The Company is a joint venture between Asahi Glass of Japan and the Rodamas Group of Indonesia. Asahi Glass is one of the leading glass producers in the world.

Selengkapnya di halaman AMFG

Tentang PP Presisi Tbk.

PT Pembangunan Perumahan Presisi Tbk (formerly PT Pembangunan Perumahan Peralatan Konstruksi) was initially named PT Prima Jasa Aldodua a Company was established in Jakarta based on notarial deed No. 2 of Notary Muhammad Chotib, S.H., dated May 6, 2004.

Selengkapnya di halaman PPRE