Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) vs Bank Ganesha Tbk (BGTG)

Asahimas Flat Glass Tbk
Bank Ganesha Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asahimas Flat Glass Tbk dan Bank Ganesha Tbk: Asahimas Flat Glass Tbk diperdagangkan di Rp3.160 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 800), sedangkan Bank Ganesha Tbk diperdagangkan di Rp109 (kapitalisasi pasar 2,59 T, volume 24 jam 3,2 jt). Perbedaan utamanya: Bank Ganesha Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Ganesha Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,2 jt vs 800). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMFGBGTG
Kapitalisasi Pasar
1,33 T2,59 T
Volume
8003,2 jt
Lot
831,96 rb
Perputaran
2,52 jt348,39 jt
Harga Rata-rata
3.155109,02
Nilai Transaksi
2,52 jt348,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
109
Volume Ekuilibrium Indikatif
10

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMFG
Lihat detail
BGTG
Lihat detail

Tentang Asahimas Flat Glass Tbk

PT. Asahimas Flat Glass Tbk (The Company) was established within the foreign capital investment framework of Law No. 1 of 1967 and Law No. 11 of 1970, by deed of notary public Koerniatini Karim dated 7 October 1971 No. 4, as amended by deed of the same notary dated 6 January 1972 No. 9; these deeds were approved by the Minister of Justice under No. J.A.5/5/19 dated 17 January 1972. The Company is a joint venture between Asahi Glass of Japan and the Rodamas Group of Indonesia. Asahi Glass is one of the leading glass producers in the world.

Selengkapnya di halaman AMFG

Tentang Bank Ganesha Tbk

P.T. Bank Ganesha Tbk (”the Bank”) was established based on Deed No. 47 dated May 15, 1990 of notary Esther Daniar Iskandar S.H. The Bank started commercial operations on April 30, 1992 when it obtained its business license based on the Decision Letter No. 393/KMK-013/1992 dated April 14, 1992 from the Minister of Finance of the Republic of Indonesia. In accordance with Bank Indonesia’sDecision Letter No. 26/66/KEP/DIR dated September 12, 1995, the Bank is authorized to be a foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BGTG