Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) vs Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Asahimas Flat Glass Tbk
Bank Central Asia Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Asahimas Flat Glass Tbk dan Bank Central Asia Tbk: Asahimas Flat Glass Tbk diperdagangkan di Rp3.160 (kapitalisasi pasar 1,33 T, volume 24 jam 800), sedangkan Bank Central Asia Tbk diperdagangkan di Rp6.175 (kapitalisasi pasar 768,87 T, volume 24 jam 181,29 jt). Perbedaan utamanya: Bank Central Asia Tbk jauh lebih besar — sekitar 578,1× kapitalisasi pasar Asahimas Flat Glass Tbk, dan Bank Central Asia Tbk lebih aktif diperdagangkan (181,29 jt vs 800). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMFGBBCA
Kapitalisasi Pasar
1,33 T768,87 T
Volume
800181,29 jt
Lot
81,81 jt
Perputaran
2,52 jt1,14 T
Harga Rata-rata
3.1556.262,64
Nilai Transaksi
2,52 jt1,14 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
6.175
Volume Ekuilibrium Indikatif
170,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMFG
Lihat detail
BBCA
Lihat detail

Tentang Asahimas Flat Glass Tbk

PT. Asahimas Flat Glass Tbk (The Company) was established within the foreign capital investment framework of Law No. 1 of 1967 and Law No. 11 of 1970, by deed of notary public Koerniatini Karim dated 7 October 1971 No. 4, as amended by deed of the same notary dated 6 January 1972 No. 9; these deeds were approved by the Minister of Justice under No. J.A.5/5/19 dated 17 January 1972. The Company is a joint venture between Asahi Glass of Japan and the Rodamas Group of Indonesia. Asahi Glass is one of the leading glass producers in the world.

Selengkapnya di halaman AMFG

Tentang Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia, Tbk (the Company) was established under the name of N.V. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory based on notarial deed No. 38 of Raden Mas Soeprapto dated 10 August 1955, which was then changed to PT Bank Central Asia based on notarial deed No. 144 of Ridwan Suselo dated 21 May 1974.

Selengkapnya di halaman BBCA