Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Bank Amar Indonesia Tbk
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 432,24 M, volume 24 jam 284,1 rb). Perbedaan utamanya: Bank Amar Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Mizuho Leasing Indonesia Tbk., dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 284,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMARVRNA
Kapitalisasi Pasar
3,82 T432,24 M
Volume
683,3 rb284,1 rb
Lot
6,83 rb2,84 rb
Perputaran
137,49 jt21,04 jt
Harga Rata-rata
201,2274,05
Nilai Transaksi
137,49 jt21,04 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
20476
Volume Ekuilibrium Indikatif
500250

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA