Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Pioneerindo Gourmet International Tbk. (PTSP)

Bank Amar Indonesia Tbk
Pioneerindo Gourmet International Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Pioneerindo Gourmet International Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Pioneerindo Gourmet International Tbk. diperdagangkan di Rp865 (kapitalisasi pasar 195,42 M, volume 24 jam 6,9 rb). Perbedaan utamanya: Bank Amar Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 19,5× kapitalisasi pasar Pioneerindo Gourmet International Tbk., dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 6,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMARPTSP
Kapitalisasi Pasar
3,82 T195,42 M
Volume
683,3 rb6,9 rb
Lot
6,83 rb69
Perputaran
137,49 jt6,02 jt
Harga Rata-rata
201,22872,1
Nilai Transaksi
137,49 jt6,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
204
Volume Ekuilibrium Indikatif
500

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
PTSP
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Pioneerindo Gourmet International Tbk.

PT Pioneerindo Gourmet International Tbk formerly Putra Sejahtera Pioneerindo is the owner and franchisor of fried chicken restaurant, California Fried Chicken. The Company also serves snacks food under the Cal Donut brand name as well as Oriental Food, known as Sapo Oriental. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk was established based on the Notarial Deed No. 84 of Arikanti Natakusumah, S.H., dated December 13, 1983.

Selengkapnya di halaman PTSP