Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) vs Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI)

Bank Amar Indonesia Tbk
Kedawung Setia Industrial Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Amar Indonesia Tbk dan Kedawung Setia Industrial Tbk.: Bank Amar Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 3,82 T, volume 24 jam 683,3 rb), sedangkan Kedawung Setia Industrial Tbk. diperdagangkan di Rp440 (kapitalisasi pasar 703,08 M, volume 24 jam 7,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Amar Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Kedawung Setia Industrial Tbk., dan Bank Amar Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (683,3 rb vs 7,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMARKDSI
Kapitalisasi Pasar
3,82 T703,08 M
Volume
683,3 rb7,2 rb
Lot
6,83 rb72
Perputaran
137,49 jt3,16 jt
Harga Rata-rata
201,22439,39
Nilai Transaksi
137,49 jt3,16 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
204
Volume Ekuilibrium Indikatif
500

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMAR
Lihat detail
KDSI
Lihat detail

Tentang Bank Amar Indonesia Tbk

PT Bank Amar Indonesia Tbk (the "Bank"), formerly PT Anglomas International Bank, was established in 1991 based on Deed No. 32 dated March 15, 1991 of Eddy Widjaja, S.H., notary in Surabaya.

Selengkapnya di halaman AMAR

Tentang Kedawung Setia Industrial Tbk.

PT. Kedawung Setia Industrial Tbk (the Company) was established under the name PT Kedawung Setia Industrial Ltd., under the Domestic Capital Investment Law No.6 of 1968 (as amended by Law No. 25 year 2007) based on Notarial Deed No. 30 dated January 9, 1973 of Djoko Soepadmo, S.H. PT. Kedawung Setia Industrial Tbk. produces and sells enamel cookware and it`s subsidiary company produces corrugated carton box.

Selengkapnya di halaman KDSI